Seberapa Penting Rotasi Tanaman?

January 22, 2022
Seberapa Penting Rotasi Tanaman?

 

 

Apakah tanaman horti Anda kerap terserang hama & penyakit??? Bisa jadi salah satu faktornya karena yang dibudidayakan tanaman itu mulu. Tidak menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.

 

Atau istilahnya dalam pertanian itu, adalah rotasi tanaman. Rotasi tanaman itu dilakukan petani tujuannya tidak sekedar menggilir tanaman yang dibudidayakan. Namun, lebih ke banyaknya keuntungan yang didapatkan dari rotasi tanaman. Untuk urutan rotasi tanaman, misalnya dengan pola K-D-B-U (Kacang – Daun – Buah – Umbi).

 

Keuntungan pertama, bisa mengurangi serangan hama dan penyakit, jika rotasi tanaman dengan jenis atau famili yang berbeda. Sebab, famili tanaman umumnya memiliki jenis hama dan penyakit yang hampir sama. Sebut saja tomat, memiliki jenis hama dan penyakit yang hampir sama dengan cabe dan terung.

 

Kedua, bisa bertanam sesuai musim. Perubahan musim bisa menjadi masalah bagi para petani, karena ada tanaman yang sangat membutuhkan air dan sulit ditanam di musim kemarau dan sebaliknya. Dengan sistem rotasi, petani bisa melakukan budidaya mengikuti musim. Sebagai contoh, menanam padi di musim penghujan dimana banyak pasokan air, dan menanam jagung pada musim kemarau. (Sumber: Neurafarm)

 

 

Ketiga, meningkatkan kesuburan tanah. Sebab, ada tanaman bersifat rakus hara, misalnya umbi-umbian. Dan, ada tanaman memberikan ketersediaan hara tanah, seperti polong-polongan. Saat kita budidaya umbi, maka kandungan hara pada tanah akan berkurang banyak, sehingga pada musim tanam selanjutnya harus menanam jenis sayuran polong-polongan untuk menaikkan kandungan hara terutama unsur N pada tanah. Setelah tanah terstabilkan, kita bisa bertanam buah dan sayuran daun.

 

**Yuk unduh apps Petani Cerdas dengan klik link berikut ini https://bit.ly/AppsAndroid-PetaniCerdas

 

Semoga bermanfaat, Salam Mutiara!

Berita Lainnya