Kenapa Banyak Petani Beralih ke SS (AMMOPHOS)? Ini Alasannya

February 26, 2026 | Penulis: Rizqina Aulia
Kenapa Banyak Petani Beralih ke SS (AMMOPHOS)? Ini Alasannya

 

Dalam budidaya tanaman, pemenuhan nutrisi yang tepat sejak awal menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan produksi. Tanaman membutuhkan unsur hara yang tidak hanya cukup jumlahnya, tetapi juga seimbang dan mudah diserap. SS (AMMOPHOS) hadir sebagai pupuk majemuk yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut melalui kombinasi unsur hara utama yang dibutuhkan tanaman sepanjang fase pertumbuhan awal hingga pembungaan.

 

SS (AMMOPHOS) mengandung 16 persen Nitrogen (N), 20 persen Fosfat (P?O?), dan 12 persen Sulfur (S). Ketiga unsur ini merupakan bagian penting dalam pembentukan protein tanaman. Protein berperan besar dalam pembentukan jaringan tanaman, mulai dari akar, batang, daun, hingga anakan. Dengan ketersediaan N, P, dan S yang seimbang, tanaman memiliki dasar pertumbuhan yang lebih kuat dan terarah.

 

 

Salah satu keunggulan SS (AMMOPHOS) adalah kualitasnya sebagai pupuk majemuk berbentuk granular. Butiran pupuk yang seragam memudahkan aplikasi di lapangan dan membantu sebaran pupuk lebih merata. Bentuk granular juga membuat pupuk tidak mudah hanyut oleh air, sehingga unsur hara tetap berada di sekitar perakaran tanaman dan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

 

Dari sisi kandungan nitrogen, SS (AMMOPHOS) menggunakan nitrogen dalam bentuk amonium. Mengapa bentuk ini penting? Karena nitrogen amonium lebih stabil di dalam tanah dan tidak mudah menguap. Dengan demikian, nitrogen dapat tersedia lebih lama dan diserap tanaman secara bertahap sesuai kebutuhan pertumbuhannya.

 

Keunggulan lain dari SS (AMMOPHOS) terletak pada kandungan N, P, dan S yang terdapat di setiap butiran pupuk. Artinya, setiap butir pupuk yang diaplikasikan sudah membawa unsur hara lengkap. Kondisi ini membantu tanaman menyerap nutrisi secara bersamaan tanpa ketimpangan, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih seragam di seluruh lahan.

 

 

Hara-hara yang terkandung dalam SS (AMMOPHOS) juga dikenal cepat tersedia bagi tanaman. Setelah aplikasi, unsur N, P, dan S dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung proses pertumbuhan. Hal ini sangat membantu pada fase awal tanam, ketika tanaman membutuhkan nutrisi cukup untuk membentuk akar dan tajuk yang kuat.

 

Apa dampak dari ketersediaan hara yang cepat dan seimbang tersebut? Tanaman akan membentuk sistem perakaran yang lebih sehat dan kuat. Akar yang berkembang dengan baik meningkatkan kemampuan tanaman dalam menyerap air dan unsur hara. Selain itu, pertumbuhan anakan menjadi lebih banyak, yang berpotensi meningkatkan hasil produksi.

 

Tidak hanya pada fase vegetatif, SS (AMMOPHOS) juga berperan dalam mendukung pembungaan. Dengan nutrisi yang tercukupi sejak awal, tanaman mampu memasuki fase generatif dengan kondisi yang lebih siap. Hasilnya, pembungaan berlangsung lebih lebat dan merata, yang menjadi dasar penting bagi pembentukan hasil panen.

 

Dengan akar yang sehat, anakan yang lebih banyak, serta pembungaan yang lebih optimal, penggunaan SS (AMMOPHOS) berkontribusi pada peningkatan hasil produksi. Tanaman yang tumbuh dengan nutrisi lengkap cenderung menghasilkan panen yang lebih baik, baik dari segi jumlah maupun kualitas.

 

Secara keseluruhan, SS (AMMOPHOS) memberikan kombinasi N, P, dan S yang tepat dalam satu pupuk majemuk granular. Pupuk ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan awal dan pembungaan tanaman secara optimal, dengan ketersediaan hara yang cepat dan penyerapan yang efisien. Inilah yang menjadikan SS (AMMOPHOS) sebagai pupuk unggulan untuk mendukung produktivitas tanaman di lapangan.

Artikel Lainnya