Festival Durian : Ajang Cari Durian Unggul dan Tingkatkan Ekonomi Petani

February 23, 2024 | Penulis: Mas'ul Hadi
Festival Durian : Ajang Cari Durian Unggul dan Tingkatkan Ekonomi Petani

 

Musim panen raya adalah waktu yang dinanti oleh para petani, tak terkecuali petani durian. Perputaran ekonomi di sentra-sentra durian dari petani, pengepul, penyedia jasa petik durian, sarana akomodasi termasuk transportasi semakin menggeliat seiring dengan nilai rupiah yang dihasilkan dari si raja buah ini. Kehadiran buah yang memiliki rasa manis legit dan sedikit pahit ini selalu dinanti para penggemarnya setiap  tahun

 

Indonesia adalah negara tropis yang sangat kaya dengan plasma nutfah durian lokal unggul. Durian-durian lokal ini tersebar dari Sabang sampai Merauke, dengan berbagai macam varietas dan karakteristik. Hal ini membuat musim panen durian di Indonesia bisa terjadi sepanjang tahun, meskipun tidak merata di setiap daerah. Berikut adalah tabel yang menunjukkan sebaran musim panen durian di beberapa pusat produksi di Indonesia: 

 

 

Durian lokal unggul memiliki banyak penggemar, namun tidak mudah untuk menemukan dan mempertahankan kualitasnya. Salah satu cara yang sangat jitu untuk menarik massa dan menyeleksi jenis durian lokal unggul adalah dengan diselenggarakannya festival atau kontes durian di sentra penghasil buah durian unggul. Kegiatan ini tidak hanya menarik perhatian masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk menyeleksi dan mengenalkan durian-durian terbaik yang ada.

 

Salah satu contoh festival durian yang sudah menjadi tradisi dan kearifan lokal adalah Kenduren Wonosalam, yang diselenggarakan di Jombang, Jawa Timur. Acara ini merupakan bentuk Sedekah Bumi yang berkaitan dengan musim panen raya. Masyarakat berpartisipasi dalam menyediakan buah durian dan hasil bumi lainnya. Sebagai ungkapan rasa syukur atas panen yang berhasil, sekitar 2.500 buah durian dibagikan secara gratis kepada pengunjung. Dari festival atau kontes durian ini, muncullah durian Bido sebagai varietas unggul yang hingga kini masih dilestarikan plasma nutfahnya.

 

 

Festival atau kontes buah durian juga marak dilakukan di berbagai daerah nusantara lainnya, sehingga memunculkan varietas durian lokal unggul lainnya. Contohnya adalah durian Malika dari Semarang, durian Jarum Mas dari Kalimantan Barat, dan yang terbaru, durian Naga Mas dari desa Tegalombo, Batang, Jawa Tengah.

 

Diharapkan semoga durian unggul lokal tetap bisa eksis dan bertahan di tengah gempuran durian introduksi baik dari Thailand ataupun Malaysia. Kualitas rasa yang unik dan tentunya harga yang lebih bersahabat dapat menjadikan durian lokal Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Berita Lainnya